Merubah Password

Sebelum membahas merubah password, kita belajar cara membuat user, yakni sbb :
1. Aktifkan user superuser, dengan cara :
[sofwan@sofwan ~] $ su
2. Anda akan di tanyai password, masukan password nya :
[sofwan@sofwan ~] $ su
password :
3. [root@sofwan sofwan]#
Prompt di atas menandakan user adalah superuser atau root. Baca lebih lanjut

Iklan

Struktur Perintah di Linux

Linux memiliki GUI dan Console untuk interface user. Pada kesempatan ini kita akan membahas soal konsole di Linux yang di jadikan interface untuk menulis perintah .

Pada konsole, terdapat 2 jenis prompt, yaitu :
– $ menyatakan prompt regular user dengan shell jenis Korn shell, Bourne Shell atau Bourne Again  Shell.
– % menyatakan prompt regular user dengan shell jenis C Shell
– # menyatakan prompt untuk super user (root)
Sedangkan struktur perintah di Linux di konsole adalah sbb :
nama_perintah [pilihan][argumen …]
keterangan :
kurung siku menyatakan bahwa yang ada didalamnya bersifat opsional, bisa ada bisa
tidak

  •  tanda titik tiga kali (…) menyatakan bahwa komponen di depan tanda ini bisa diulang beberapa kali Baca lebih lanjut

Sejarah Linux

Nama Linux merupakan kombinasi unik antara nama penciptanya dan nama sistem operasi yang menjadi targetnya (UNIX). Semuanya berawal dari sebuah sistem operasi bernama Minix. Minix dibuat oleh Profesor Andrew Tanenbaum. Minix adalah sistem operasi mirip UNIX yang bekerja pada PC. Torvald adalah salah seorang mahasiswa di Universitas Helsinki yang menggunakan Minix. Walaupun cukup bagus, ia belum menganggap Minix memadai. Kemudian pada tahun 1991 ia membuat sistem operasi yang merupakan clone UNIX, yang diberi nama Linux. Seperti halnya Minix, Linux tidak menggunakan kode apa pun dari vendor UNIX komersial, sehingga Torvalds mendistribusikan linux di internet secara bebas dan gratis.

Pada Oktober 5 1991, Torvalds mengeposkan sistem operasinya di newsgroup comp.os.minix. Ia mengumumkan bahwa source code Linux tersedia dan meminta bantuan programmer-programmer lain untuk ikut mengembangkannya. Ketika itu Linux masih setengah matang, sistem operasi ini hanya bisa menjalankan sedikit perintah UNIX, seperti bash, gcc dan gnu-make. Saat Linux 1.0 diluncurkan pada 1994, sistem operasi ini telah cukup stabil dan memiliki banyak feature, seperti preemptive multitasking (kemampuan untuk membagi sumber daya CPU untuk banyak aplikasi) dan symmetric multiprocessing Baca lebih lanjut